Korban Skimming di Kendari Terus Bertambah

  • Whatsapp
Suci Maulidya Estiningrum.

wartalensa.com, Kendari – Korban skimming nasabah bank di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara terus bertambah. Seorang ibu rumah tangga bernama Suci Maulidya Estiningrum (26) melaporkan kehilangan uang Rp10 juta.

Kejadian ini dialami setelah melakukan transaksi di ATM BNI depan Hotel Putri Wisata Kota Kendari pada Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 19.00 Wita.

Baca Juga:

Suci mengaku, dirinya sebenarnya nsabah BCA. Hanya saja, saat itu menggunakan ATM BNI untuk menarik sejumlah uang.

Hilangnya tabungan itu diketahui setelah melakukan transaksi di ATM BCA Lepolepo, Sabtu (18/1/2020) pagi hari. Muncul laporan bahwa uangnya terdebet sebesar Rp10 juta.

“Muncul laporan bahwa ada penarikan Rp10 juta melalui ATM BNI Mall Citraland 1 Semarang.
Penarikan sebanyak 4 kali. Setiap kali ditarik Rp2,5 juta
,” ungkap Suci, Rabu (22/1/2020).

Suci mengaku, sudah melapor hal ini ke BNI Kendari. Namun, pihak BNI tak bisa mengakomodir pengaduan dari orang yang bukan nasabahnya.

Lalu, ia mendatangi BCA untuk mengadukan hal yang sama. Pihak BCA memintanya untuk menunggu konfirmasi dalam waktu 7 hari.

“Belum ada kejelsan bisa tidaknya uang saya diganti. Besok (Kamis) saya akan mengadukan ke OJK Sultra. Saya hanya mencari solusi seperti apa,” katanya.

Kepala Divisi Pelayanan BNI Cabang Kendari, Ikram Amir, memnita Suci mengadu ke BCA. Lalu, pihaknya tinggal menunggu konfirmasi dari BCA.

“Nanti akan ada kerja sama antarbank,” katanya.

Ikram membeberkan, sejauh ini pihaknya telah menerima lapoan 115 orang nasabah. BNI telah mengeluarkan ganti rugi uang nasabah korban skiming sebesar Rp502 juta.

Penulis: Ode

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
You have reacted on “Korban Skimming di Kendari Terus Bertambah” A few seconds ago

Berita terkait