Tersesat 10 Hari di Hutan, Seorang Kakek di Buton Bertahan dengan Air Rotan

  • Whatsapp
Kakek Arimansi dalam kondisi lemas saat di evakuasi tim Basarnas. (IST)

WartaLensa.com, Buton – Kisah perjuangan bertahan hidup kakek berusia 87 tahun bernama La Arimansi asal Desa Wakuli, Kecamatan Kapuntori, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini patut dibanggakan.

Bagaimana tidak, ia tersesat selama 10 hari di dalam hutan, namun mampu bertahan hidup hanya dengan meminum air dari tumbuhan rotan.

Bacaan Lainnya

Setelah lama tersesat, kakek La Arimansi akhirnya di temukan oleh seorang warga pencari kemiri bernama Fiudin Umur pada Selasa (21/1). Saat ditemukan, kondisi kakek Arimansi dalam kondisi lemas, tapi masih sadarkan diri.

“Korban ditemukan dalam keadaan selamat, kondisinya lemas, tapi masih sadar,” jelas Humas Basarnas Kendari, Wahyudi, saat di konfirmasi, Rabu (22/1).

Menurut Wahyudi, kakek Arimansi meninggalkan rumahnya sejak 10 hari lalu untuk pergi ke kebunnya. Namun, saat berada di kebunnya, korban tersesat dan berjalan hingga masuk ke dalam hutan.

Kepada tim evakuasi Pos Basarnas Baubau, kakek Arimansi bercerita bahwa selama di hutan ia tak makan sama sekali. Ia hanya menenggak air dari tumbuhan rotan.

“Jadi, dia bertahan hidup hanya dengan meminum air rotan. Dia tidak makan,” jelas Komandan Pos Basarnas Baubau, Hasruddin Ere.

Setelah di evakuasi, kakek Arimansi langsung dilarikan ke puskesmas setempat untuk mendapat perawatan intensif. (waa)

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
You have reacted on “Tersesat 10 Hari di Hutan, Seorang Kakek di But…” A few seconds ago

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.