Umar Samiun: Abdurrahman Saleh Jangan Seperti Kacang Lupa Kulitnya

  • Whatsapp
Mantan Ketua DPW PAN Sultra. Foto: Wartalensa.com

WartaLensa.com, Kendari – Dipilihnya Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai lokasi Kongres V PAN sempat menuai kritik dari kader dan mantan kader PAN.

Salah satu yang mengkritik lokasi Kongres adalah mantan Ketua DPW PAN Sultra tiga periode, Nur Alam. Dalam pernyataan dibeberapa media, Nur Alam mengkritisi lokasi Kongres di Kendari karena beberapa alasan, pertama soal transportasi massa yang masih minim.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Nur Alam juga menyoroti soal ketersedian sarana prasarana seperti kamar – kamar hotel dan prasarana penunjang Kongres lainnya.

Pernyataan Nur Alam itu lalu ditanggapi Ketua DPW PAN Sultra, Abdurrahman Saleh. Dia menyangkan ada tokoh Sultra dan PAN yang tidak simpatik terhadap pelaksanaan kongres di Kendari.

“Yang tidak simpatik itu perlu dipertanyakan, ada apa, kenapa cuma kamu yang tidak suka. Ada beberapa yang tidak suka, termasuk ada tokoh Sultra, ada apa, kamu tidak senang, berarti kamu gagal 10 tahun membangun Sultra, perlu dipertanyakan,” kata Abdurrahman Selah di Swissbell Hotel Kendari, Jumat, 24 Januari 2020.

Terkait kritik Nur Alam dan tanggapan Abdurrahman Selah, mantan Ketua DPW PAN Sultra, Umar Samiun, juga ikut angkat bicara.

Umar Samiun membela Nur Alam. Umar menyebut bahwa kritik mantan Gubernur Sultra itu sebagai kekhawatiranya jika Kongres di Kendari tak berjalan maksimal.

“Soal ada kemarin Pak Nur Alam yang berstatmen soal lokasi Kongres, itu hanya kekhawatiran saja dan tidak perlu di besar – besarkan oleh Rahman Saleh,” kata Umar, di Grand Claro Hotel Kendari, Minggu (9/2).

“Pak Nur Alam membuat statmen itu hanya untuk menggaris bawahi saja, mengingatkan saja agar penyelengara Kongres, termasuk pemerintah daerah Sultra lebih memperhatikan agar ada penataan yang lebih bagus lagi,” sambungnya.

Umar mengatakan, pernyataan Nur Alam ditujukan agar Kongres ini nanti berjalan dengan baik, dan bukan mengkritik ke arah negatif, sehingga, kata Umar, tak perlu ditanggapi berlebihan oleh Abdurrahman Saleh.

“Saya kira kesana (Kongres berjalan maksimal) arah bicaranya pak Nur Alam, bukan kesisi negatifnya. Tapi (pernyataan Nur Alam) itu langsung disambar oleh Rahman Saleh dan mengatakan 10 tahun dia (Nur Alam) tidak bisa bikin apa – apa, buta kali Rahman Saleh itu,” katanya.

Umar mengaku menyayangkan apa yang disampaikan Abdurahman Saleh yang dianggapnya berlebihan menanggapi pernyataan Nur Alam.

“Saya kira gak bener apa yang disinggung Rahman Saleh itu, dia terlalu ceroboh untuk mengeluarkan statment seperti itu, mestinya sebagai teman dekatnya dulu, tau betul bagaimana Pak Nur Alam selama 10 tahun membimbing mereka, termasuk saya. Itu jangan ditanggapi terlalu berlebihan kayak begitu, karena maksutnya baik,” katanya.

“Pak Nur Alam komentar begitu itu agar kita siap menghadapi event besar seperti (Kongres) ini. Sebagai teman saya ingatkan Rahman Saleh, agar di kontrol lah, lebih santun kepada yang sudah – sudah, jangan kayak kacang lupa kulitnya begitu,” pungkasnya. (waa).

Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
You have reacted on “Umar Samiun: Abdurrahman Saleh Jangan Seperti K…” A few seconds ago

Pos terkait